Contoh Analisis Korelasi Menggunakan SPSS

Posted on

Contoh Analisis Korelasi Menggunakan SPSS
Contoh Analisis Korelasi Menggunakan SPSS – Rumus Korelasi

Contoh Analisis Korelasi Menggunakan SPSS – mengolah data untuk mencari nilai hubungan antar variabel terkadang ditemui saat melakukan suatu penelitian, mencari nilai korelasi antar variabel dapat dilakukan secara manual dengan menggunakan rumus ataupun dilakukan menggunakan aplikasi bantuan seperti SPSS. Menggunakan SPSS lebih cepat dan mudah, berikut ini contoh analisis korelasi menggunakan spss.

Contoh Analisis Korelasi Menggunakan SPSS;

Menentukan hubungan antara nilai Filsafat Ilmu dengan nilai Statistik berdasarkan data pada tabel di bawah ini.

Nomor Nilai Filsafat Nilai Statistik
1 88.0 90.0
2 89.0 87..5
3 92.5 89.5
4 89.0 89.8
5 86.0 90.0
6 91.5 91.5
7 88.5 90.0
8 89.5 88.5
9 89.5 90.0
10 79.5 87.0
11 92.0 91.0
12 91.0 79.5
13 87.0 89.0
14 90.5 91.0
15 89.0 89.5
16 89.0 91.5
17 88.5 91.5
18 90.5 91.5
19 89.5 90.0
20 90.0 93.0

Hasil pegolahan data di atas menghasilkan data sebagai berikut;

1. Nilai statistik deskriptif dari nilai mata kuliah Filsafat dan Statistik

Statistics
  Filsafat Statistik
N Valid 20 20
Missing 0 0
Mean 89.0000 89.5650
Median 89.2500 90.0000
Mode 89.00 90.00
Minimum 79.50 79.50
Maximum 92.50 93.00
Sum 1780.00 1791.30

Berdasarkan tabel hasil analisis deskriptif di atas, maka dapat dijelaskan bahwa:

  1. Rata-rata nilai mata kuliah Filsafat adalah 89,00 dengan nilai terendah sebesar 79,50 dan nilai tertinggi sebesar 92,50, serta modus 89,00.
  2. Rata-rata nilai mata kuliah Statistik adalah 89,56 dengan nilai terendah sebesar 79,50 dan nilai tertinggi sebesar 93,00. serta modus 90,00.

2. Nilai korelasi antara MK Filsafat dengan MK Statistik

Correlations
  Filsafat Statistik
Filsafat Pearson Correlation 1 .137
Sig. (2-tailed)   .564
N 20 20
Statistik Pearson Correlation .137 1
Sig. (2-tailed) .564  
N 20 20

Berdasarkan tabel di atas, dapat dilihat bahwa hubungan nilai Mata Kuliah Filsafat dengan Mata Kuliah Statistik sebesar 0,137 yang masuk ke dalam kualifikasi Sangat Lemah, sedangkan tingkat signifikansi sebesar 0,564 yang berarti tidak ada hubungan yang signifikan karena nilai 0,564 > 0,005. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Nilai Mata Kuliah Filsafat dan Mata Kuliah Statistik memiliki hubungan yang sangat lemah dan tidak signifikan.

Demikianlah Contoh Analisis Korelasi Menggunakan SPSS, semoga dapat memberikan gambaran bagaimana menginterprtasikan data hasil pengolahan SPSS sehingga lebih mudah dipahami.

Terima Kasih…!!!