Advertisement

Kentang Goreng Dinilai Tidak Sehat, Ini Cara Mengakalinya

Advertisement

Rasa yang gurih serta renyah, membuat kentang goreng memiliki banyak penggemar. Namun, mengonsumsi kentang goreng secara berlebihan dapat memicu berbagai risiko kesehatan.

Kentang goreng atau sering disebut french fries atau chips ini, biasa disajikan selagi masih panas agar lebih lezat. Kentang goreng banyak disajikan oleh restoran cepat saji sebagai menu pelengkap, dengan tambahan garam, keju atau saus.

kentang goreng dinilai tidak sehat ini cara mengakalinya - alodokter

Tinggi Kalori dan Lemak

Kentang goreng bersama dengan makanan goreng lain memang sangat menggoda. Renyah di bagian luar dan lembut di bagian dalam, sehingga dapat membuat orang ingin terus mengonsuminya.

Namun sayangnya, kentang goreng dianjurkan untuk dikonsumsi secara terbatas. Porsi sedang kentang goreng di restoran siap saji umumnya mengandung 300-400 kalori. Tingginya kalori dari kentang goreng, menurut sebuah studi, membuat pengonsumsi kentang goreng harus berhati-hati dengan jumlah porsinya. Karena konsumsi kentang goreng yang banyak dapat meningkatkan berat badan hampir 0,5 kg per tahun. Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan konsumsi minuman manis.

Kentang goreng porsi sedang dari restoran siap saji, selain mengandung tinggi kalori, juga mengandung sekitar 500 miligram sodium. Bila Anda sering mengonsumsi kentang goreng yang dibumbui dengan garam, Anda mungkin merasakan perut kembung setelahnya. Kadar garam yang tinggi diyakini sebagai penyebabnya.

Kandungan kalori kentang goreng terbagi dalam 2 jenis nutrisi, yaitu karbohidrat dan lemak yang diperoleh dari proses menggoreng dengan teknik deep fry (direndam dalam minyak). Menggoreng dengan menggunakan lemak hewani ataupun nabati, sama-sama menambahkan lemak jenuh meski berbeda jenis.

Sementara itu, kentang goreng yang digoreng dengan minyak sayur yang dicampur hidrogen (minyak hidrogenasi) akan menghasilkan kandungan lemak trans. Minyak jenis ini banyak dimanfaatkan restoran dengan tujuan produk yang digoreng akan lebih tahan lama. Selain itu, minyak hidrogenasi dapat digunakan dalam waktu yang lebih panjang dibanding minyak sayur biasa.

Hanya saja, lemak trans tersebut sangat berbahaya bagi tubuh. Konsumsi lemak ini dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat yaitu low density lipoprotein (LDL) dan menurunkan kadar kolesterol baik yaitu high density lipoprotein (HDL). Hal ini yang kemudian dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

Selain itu, kentang goreng juga tinggi kandungan senyawa kimia akrilamida yang dikaitkan dengan peningkatan risiko menderita kanker.

Ubah Cara Memasak Kentang

Terutama bagi penderita penyakit jantung atau kelebihan berat badan, mengubah cara menggoreng dengan memanggang akan memberikan lebih banyak manfaat dengan memangkas kalori dan lemak. Cara ini juga dapat membantu kondisi tidak nyaman pada perut, termasuk akibat asam lambung yang dapat dipicu oleh makanan berminyak dan berlemak.

Cara memasak merupakan salah satu faktor yang paling penting untuk menentukan kalori kentang yang akan dimasak. Anda lebih dianjurkan untuk memanggang kentang dibandingkan menggoreng.

Jika kentang goreng selama ini menggunakan minyak yang mengandung banyak lemak dan kalori, coba mengganti dengan minyak zaitun yang baik untuk kesehatan jantung. Caranya, gunakan dua sendok makan minyak zaitun pada kentang sebelum dipanggang.

Bahkan, jika Anda ingin mengurangi lebih banyak lagi kalori, cobalah memanggang kentang tanpa menggunakan minyak sama sekali. Anda dapat mengganti minyak zaitun dengan mengoleskan kaldu dari sayuran atau putih telur yang sudah dikocok. Kemudian, panggang selama beberapa menit hingga tampak kecokelatan.

Jika Anda membuat kentang panggang di rumah, Anda bisa mengganti garam dengan beragam rempah untuk memperkaya rasa seperti bawang putih, paprika, jintan, dan lain-lain. Rempah-rempah ini dapat menggantikan garam dan menurunkan risiko Anda menderita kembung setelah konsumsi kentang goreng.

Jika Anda pecinta kentang goreng tapi tidak ingin berhadapan dengan risiko yang ditimbulkan, ada banyak cara menikmati kentang tanpa menggoreng yang tidak kalah nikmat.  Sesuaikan dengan kondisi kesehatan dan selera Anda. Jika perlu, konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi.

Demikianlah postingan yang bertema kesehatan kali ini, semoga saja postingan yang berjudul Kentang Goreng Dinilai Tidak Sehat, Ini Cara Mengakalinya dapat memberikan manfaat kepada anda, setidaknya sebagai informasi tambahan dalam perawatan kesehatan sehari-hari.

Terimakasih… 🙂

Source link