Advertisement

Manfaat Lobak, dari Obat Herba hingga Menjadi Teman Diet

Advertisement

Sayuran yang bentuknya menyerupai wortel dan berwarna putih ini tidak jarang diolah menjadi santapan. Selain bernutrisi, sayuran bernama lobak ini ternyata juga digunakan sebagai bahan obat dan mengandung manfaat lain.

Pertama kali dikembangkan di Tiongkok, lobak kemudian berkembang hingga ke Eropa dan kini telah tersebar di berbagai belahan dunia. Sayuran yang memiliki ukuran, warna, dan rasa beragam ini bisa dikonsumsi mentah. Lobak tumbuh dengan cepat dan bahkan sebagian jenis dapat dikonsumsi setelah sebulan ditanam. Selain itu sayuran ini dapat tumbuh dengan baik pada lingkungan tanah liat berpasir karena tetap bisa tumbuh berkat mendapatkan sinar matahari.

manfaat lobak

Daging dari sayur ini umumnya berwarna putih dengan warna akar yang berbeda-beda pada tiap jenisnya, mulai dari ungu, kuning, merah, hingga hijau. Jika Anda mendapati lobak yang berasa pahit, berarti tanaman ini terlambat dipanen atau terlalu lama berada dalam tanah. Sementara lobak yang dipanen tepat waktu biasanya terasa manis dan renyah. Ada juga jenis lobak yang mengandung isothiocyanate, glucosinolate, dan myrosinase sehingga memiliki rasa pedas.

Apa Saja Spesialisasi dari Lobak?

Begitu banyak manfaat yang bisa didapatkan dari konsumsi lobak berkat nutrisinya yang berlimpah. Selain itu, masih ada pemanfaatan dari pengolahan lobak untuk keuntungan industri pertanian, pencegahan penyakit, dan teknologi.

  • Dalam tiap 100 gram lobak terkandung 16 kcal energi, 3,4 gram karbohidrat dan 0,1 gram lemak. Lobak turut mengandung banyak vitamin serta mineral, antara lain vitamin B1, B2, B6, B9, vitamin C, kalsium, magnesium, mangan, zat besi, fosfor, fluoride, dan potasium.
  • Daun lobak ada kalanya juga digunakan pada menu-menu seperti sup ataupun masakan tumis. Sebagian orang menggunakannya sebagai campuran jus juga.
  • Akar lobak biasa digunakan masyarakat sebagai bahan obat-obatan untuk menangani peradangan pada mulut dan tenggorokan, gangguan pada perut dan usus, saluran empedu, infeksi, demam, batuk, bronkitis, dan kelebihan lendir pada saluran pernapasan. Sayangnya, masih dibutuhkan berbagai penelitian ilmiah untuk membuktikan kegunaan-kegunaan tersebut.
  • Akar lobak kemungkinan dapat memerangi bakteri dalam tubuh dan merangsang pencernaan serta alur saluran empedu.
  • Manfaat lobak sebagai teman diet karena secangkir sayuran ini hanya mengandung 19 kalori.
  • Biji lobak yang terasa pedas dan renyah kadang digunakan sebagai paduan sajian salad.
  • Manfaat lobak tidak hanya untuk manusia, tapi juga sebagai pakan ternak.
  • Bagi anak-anak, lobak bisa menjadi sayuran yang tepat sebagai bahan percobaan penanaman tumbuhan bagi anak-anak.
  • Di dalam dunia pertanian, bau lobak yang menyengat dan tidak disukai serangga efektif dijadikan sebagai tanaman pendamping tanaman utama. Selain itu, lobak juga membantu mencegah erosi dan menyuburkan tanah.
  • Biji lobak mengandung lebih dari 48 persen minyak yang dapat diproses menjadi biofuel,yaitu bahan bakar yang dihasilkan dari tumbuhan. Biofuel bertujuan sebagaialternatif bahan bakar minyak.

Bagaimana cara mengolah lobak menjadi sajian yang menyehatkan? Anda hanya perlu menyiapkan bahan-bahan pendukung yang umumnya sudah ada di dapur.

Siapkan:

  • 3 sendok makan minyak zaitun
  • 1 sendok makan cuka putih atau cuka anggur merah
  • Sejumput garam
  • 1 sendok moster

Untuk salad, siapkan:

  • 1 cangkir lobak merah iris tipis
  • 1 apel besar, iris-iris kecil berbentuk korek api
  • 4 cangkir paduan berbagai sayuran
  • 1 buah jeruk yang telah dikupas
  • Keju secukupnya
  • ¼ cangkir kenari cincang kasar
  • ½ cangkir wortel parut
  • ¼ cangkir bengkuang diiris kecil-kecil berbentuk korek api

Setelah semua bahan sudah siap, campurkan semua ke dalam mangkok besar. Siramkan moster secukupnya dan aduk kembali hingga merata.

Pada umumnya, lobak aman dikonsumsi oleh sebagian besar orang. Tetapi belum ada penelitian dan informasi tentang efeknya pada ibu menyusui dan ibu hamil. Selain itu lobak dalam jumlah banyak berisiko menyebabkan iritasi pada saluran pencernaan. Oleh karenanya, hindari mengonsumsi lobak jika Anda mengidap batu empedu.

Demikianlah postingan yang bertema kesehatan kali ini, semoga saja postingan yang berjudul Manfaat Lobak, dari Obat Herba hingga Menjadi Teman Diet dapat memberikan manfaat kepada anda, setidaknya sebagai informasi tambahan dalam perawatan kesehatan sehari-hari.

Terimakasih… 🙂

Source link