Advertisement

Susun Menu Sahur dengan Ketentuan Berikut Agar Puasa Makin Mantap

Advertisement

Selain niat tulus, menu sahur menjadi salah satu penentu apakah seseorang bisa melaksanakan puasa dengan baik atau tersendat-sendat. Dengan mengonsumsi menu yang baik, diharapkan tubuh tidak akan mengalami kekurangan pasokan selama menjalani ibadah puasa.

Selain menyediakan pasokan energi bagi tubuh, menu sahur sebaiknya disusun agar mampu menghindarkan seseorang dari kemungkinan menderita kelaparan berlebihan saat berpuasa. Dengan sahur yang baik, seseorang juga bisa terhindar dari mengantuk dan sakit kepala saat menjalani puasa pada siang harinya.

susun menu sahur dengan ketentuan berikut agar puasa makin mantap - alodokter

Seperti Apa Menu Sahur yang Baik?

Agar pasokan energi saat puasa tidak cepat hilang, menu sahur sebaiknya mengandung karbohidrat kompleks. Karbohidrat kompleks akan dilepaskan secara perlahan-lahan oleh tubuh untuk dicerna. Dengan kata lain, tubuh akan merasakan rasa kenyang yang lebih lama saat berpuasa. Beberapa jenis makanan yang mengandung karbohidrat jenis ini antara lain:

  • Gandum
  • Kacang-kacangan
  • Oat / havermut
  • Lentil

Rasa kenyang lebih lama saat berpuasa akan makin optimal jika menu sahur dilengkapi dengan sumber makanan berserat. Serat akan membantu sistem pencernaan berjalan lebih lambat dalam memroses makanan yang dikonsumsi saat sahur. Untuk kebutuhan serat, makanan yang bisa dijadikan pilihan, antara lain:

  • Buah-buahan
  • Sayur-sayuran
  • Biji-bijian
  • Gandum
  • Sereal

Meski kedua kandungan di atas dianggap krusial, namun jangan lupakan peran nutrisi lainnya. Oleh karena itu, menu sahur tetap disarankan mengandung gizi seimbang sebagaimana diet yang dilakukan sehari-hari. Sumber makanan lain yang juga bisa ditambahkan demi kelengkapan gizi, antara lain daging atau ikan serta susu atau produk susu, seperti keju dan yogurt. Sumber makanan dengan kandungan lemak dan gula juga sebaiknya tetap ada meski jumlahnya dibatasi. Pembatasan ini direkomendasikan mengingat keduanya mengandung nutrisi yang relatif sedikit, namun tinggi kandungan kalori.

Jangan lupa untuk mencukupi kebutuhan air selama puasa dengan minum air secukupnya saat sahur. Bukan sekadar saat sahur, minum air yang cukup selama jeda antara berbuka dan sahur juga direkomendasikan guna menghindari dehidrasi.

Makanan dan Minuman yang Sebaiknya Dihindari

Jika di atas sudah disebutkan menu sahur yang sebaiknya dikonsumsi, maka berikut ini ada beberapa makanan dan minuman yang direkomendasikan untuk tidak dikonsumsi. Makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi adalah makanan berat yang diproses dengan cepat atau makanan cepat saji.

Makanan lain yang juga sebaiknya tidak dikonsumsi adalah makanan yang mengandung karbohidrat olahan. Gula dan tepung terigu merupakan produk yang mengandung karbohidrat olahan yang mudah ditemui di dapur. Selain itu, makanan-makanan yang berlemak, seperti kue manis, biskuit, cokelat, dan permen juga sebaiknya dihindari saat santap sahur tiba.

Menu sahur yang sebaiknya dihindari lainnya adalah makanan yang diproses dengan cara digoreng. Makanan yang dijadikan kari dengan kandungan minyak berlebih juga sebaiknya tidak dijadikan hidangan untuk santap sahur.

Selain makanan, minuman yang bersifat diuretik alias membuat tubuh mudah mengeluarkan air kencing sebaiknya tidak dijadikan menu sahur. Minuman yang demikian adalah minuman yang mengandung kafein, seperti teh dan kopi. Dengan minum kopi atau teh saat sahur, tubuh kemungkinan akan mengeluarkan air lebih banyak sehingga rentan menyebabkan dehidrasi. Konsumsi keduanya juga berpotensi menyebabkan jumlah zat besi yang diserap tubuh tidak optimal.

Susunlah menu sahur dengan memerhatikan makanan yang direkomendasikan dan yang sebaiknya dihindari. Dengan memerhatikan keduanya, puasa yang dijalani berpotensi akan lebih bertenaga sehingga bisa menjadi lebih produktif.

Demikianlah postingan yang bertema kesehatan kali ini, semoga saja postingan yang berjudul Susun Menu Sahur dengan Ketentuan Berikut Agar Puasa Makin Mantap dapat memberikan manfaat kepada anda, setidaknya sebagai informasi tambahan dalam perawatan kesehatan sehari-hari.

Terimakasih… 🙂

Source link