Tidak Perlu Takut Lagi Menggunting Kuku Bayimu. Ikuti Saja Tips Ini!

Posted on

Menggunting kuku bayi, khususnya yang baru lahir, mungkin membuatmu takut, apalagi jika ini pengalaman pertama bagimu. Namun, kamu harus tetap mengguntingnya karena meski kuku Si Kecil mungkin terlihat lunak, kukunya tetap bisa melukai dirinya dan orang lain.

Bayi belum bisa mengontrol gerakannya dengan baik. Oleh karena itu, penting untuk menjaga agar kukunya tetap pendek guna menghindari Si Kecil mencakar dan melukai dirinya sendiri. Apalagi bila si kecil sudah mulai berinteraksi dengan teman yang seumurnya. Kukunya dapat melukai temannya tanpa disengaja.

Tidak Perlu Takut Lagi Menggunting Kuku Bayimu. Ikuti Saja Tips Ini!

Memotong kuku bayi harus hati-hati karena jika salah atau meleset, yang ada kamu malah melukai ujung jarinya. Berikut tips menggunting kuku bayi secara aman:

Waktu terbaik menggunting kukunya. Mengingat gerakan bayi yang belum terkendali, disarankan untuk menggunting kukunya saat dia tertidur pulas. Atau bisa juga setelah mandi karena dalam kondisi ini kukunya lebih lunak dari biasanya.

Jika kamu memutuskan untuk melakukannya saat dia terbangun, kamu bisa minta bantuan seseorang untuk memegang dan menjaga Si Kecil agar tidak banyak bergerak ketika kamu menggunting kukunya.

Pilih gunting kuku yang tepat. Jika bayimu masih berusia beberapa minggu, disarankan untuk memotong kukunya hanya memakai pengikir kuku. Pada usia tersebut, kuku bayi masih sangat lunak. Jika memakai gunting kuku, dikhawatirkan kamu bisa melukai kulit jarinya, khususnya bagi kamu yang belum terbiasa melakukannya. Memakai pengikir kuku merupakan metode yang paling aman.

Kamu juga bisa merapikannya memakai gunting kuku khusus bayi. Gunting jenis ini memiliki ujung yang tumpul, tidak tajam seperti gunting kuku yang biasa kamu pakai.

Tentukan posisi. Pastikan kamu mendapatkan posisi nyaman yang bisa menjangkau tangannya. Mungkin kamu bisa menempatkan Si Kecil di pangkuanmu. Pastikan juga ruanganmu tetap terang, agar kamu bisa melihat batasan antara kuku dan kulit jarinya dengan jelas.

Teknik menggunting kuku bayi. Pegang jari yang ingin kamu gunting. Tekan ujung kulit jari Si Kecil untuk memudahkanmu menggunting kukunya. Jika kamu melihat masih ada sedikit kuku yang tersisa namun takut untuk mengguntingnya, kamu bisa memanfaatkan pengikir kuku.

Oia, rapikan kuku tangan Si Kecil mengikuti alur asli kukunya, yah, sementara untuk kuku kaki, kamu bisa mengguntingnya secara lurus.

Jika tak sengaja melukai ujung jarinya. Apabila hal ini terjadi, kamu tidak perlu panik atau merasa bersalah. Segera bersihkan lukanya dengan air dingin, lalu balut dengan tisu dan berikan sedikit tekanan pada luka tersebut. Biasanya, dalam hitungan menit perdarahannya akan berhenti.

Hindari memakaikan plester pada lukanya, karena dia bisa memasukkan jarinya ke mulut, yang mana hal ini bisa membuat Si Kecil tersedak.

Mengingat pertumbuhan kuku tangan bayi berlangsung cepat, kamu disarankan untuk menggunting kuku tangannya setidaknya seminggu sekali. Untuk kuku kaki pertumbuhannya lebih lambat. Jadi, kamu mungkin bisa mengguntingnya dua kali dalam sebulan.

Cukup sekian postingan yang bertema ibu hamil dan anak kali ini, semoga saja postingan yang berjudul Tidak Perlu Takut Lagi Menggunting Kuku Bayimu. Ikuti Saja Tips Ini! ini dapat memberikan manfaat kepada anda, setidaknya sebagai informasi tambahan tentang ibu hamil dan cara merawat bayi.

Terimakasih…:-)

Source link